PORTING PENTING SAAT SETTING,
Mengulas dari kutipan
( http://www.artikelotomotif.com/porting-penting-saat-setting.html )
Upaya mendongkrak performa mesin, bukan sekadar ganti komponen racing. Tak kalah penting, melakukan porting kepala silinder. Maksudnya, agar pasokan bahan bakar-udara masuk lebih banyak dan lancar. Namun tak banyak yang sadar, jika langkah ini bisa meningkatkan tenaga mesin secara drastis.
EFEK VENTURI
Proses porting tak sembarangan. Perlu ketelitian ekstra agar hasilnya sempurna. Jika salah, power mesin malah loyo
. Wajar saja kalau mekanik mengenakan ongkos sekitar Rp 700.000 buat mengerjakannya. Tetapi, apa sih yang namanya porting itu? “Porting adalah langkah untuk mencari efisiensi volumetrik yang ideal buat gas bakar,” terang Taqwa Suryo Swasono, mekanik GARDEN SPEED Cilandak, Jakarta Selatan. Prinsipnya mengupayakan campuran gas bakar lebih banyak masuk (cfm) dengan kecepatan tinggi (air speed).
Hasilnya torsi putaran bawah naik. Paling penting, power band meningkat tanpa membuat boros konsumsi bahan bakar. Buat tujuan itu, lubang intake kepala silinder dan manifold dirancang ulang sudut geometrinya. Tujuannya, udara bercampur bensin bisa tersedot masuk dengan lancar, mirip isapan angin tornado yang memutar (venturi).
Proses terbagi dalam tiga tahap. Tergantung bentuk lubang standar manifold dan intake kepala silinder. Jika desain pabrik sudah bisa menimbulkan efek venturi, cukup blue printing. Yaitu, meratakan lubang pertemuan antara bibir intake manifold dengan cylinder head (gbr.1). Soalnya, pabrikan belum tentu membuat bagian tersebut pas, sehingga perlu disempurnakan.
Setelah itu, diteruskan polish. Caranya dengan menghaluskan permukaan yang berkontur kasar (kulit jeruk) di dalam lubang. Biasanya kerjaan ini dilakukan secara manual, mengandalkan putaran bor gerinda (gbr.2).
Di negara-negara maju, prosesnya berbeda. Blue printing dilakukan mesin CNC. Sedang polish pakai mesin khusus, dengan tujuan, “Menghaluskan ‘kulit jeruk’ di bagian yang sulit dijangkau. Caranya dengan menyemburkan pasta grill bertekanan tinggi lewat ujung-ujung lubang,” papar Taqwa.
Buat intake standar yang belum terbentuk efek venturi, lubang masuk di cylinder head harus dirombak. Bagian yang perlu dipapas, di antaranya bibir luar lubang masuk (berbentuk segi tiga) dan chamber bagian bawah. Ukuran tergantung keperluan, maksimal tak lebih dari 5 mm (gbr.3). Lalu lubang intake manifold mengikuti pembesarannya dan ‘kulit jeruk’ kembali dihaluskan.
Saat porting, waspadai daerah bibir luar lubang masuk, chamber atas dan chamber bawah (gbr.4). Pasalnya, kedua titik area tersebut paling dekat lubang sirkulasi air. “Sehingga risiko terjadi kebocoran dan berakibat fatal sudah diantisipasi,” ulas Taqwa lagi
Ide Pokok : Porting adalah langkah untuk mencari efisiensi volumetrik yang ideal buat gas bakar dengan Prinsipnya mengupayakan campuran gas bakar lebih banyak masuk (cfm) dengan kecepatan tinggi (air speed).
Kesimpulan dan Saran
1. Upaya mendongkrak performa mesin, bukan sekadar ganti komponen racing. Tak kalah penting, melakukan porting kepala silinder. Maksudnya, agar pasokan bahan bakar-udara masuk lebih banyak dan lancar.
2. Porting adalah langkah untuk mencari efisiensi volumetrik yang ideal buat gas bakar dengan Prinsipnya mengupayakan campuran gas bakar lebih banyak masuk (cfm) dengan kecepatan tinggi (air speed).
3. Proses porting tak sembarangan. Perlu ketelitian ekstra agar hasilnya sempurna. Jika salah, power mesin malah loyo.
Senin, 08 Oktober 2012
Perpustakaan Sebagai Sarana Penelusur Informasi
Di era globalisasi, dimana kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi ( IPTEK ) yang semakin canggih, peradaban manusia yang semakin moderen ditandai pula akan tingkat nilai keberadaan informasi yang sangat tinggi. Tak bisa dipungkiri bahwa dengan berbekal informasi yang lebih akan mengantarkan kita pada jenjang kesuksesan. Sebaliknya jika melakukan sesuatu tanpa dibarengi oleh informasi maka kita akan mati kutu. Begitu hebatkan sebuah informasi tersebut??
Jika kita melihat apa sebenarnya informasi dan ada apa dibalik informasi???. Sebaiknya kita pahami terlebih dahulu maksud dari kata informasi. Iformasi arti sempit adalah penerangan, keterangan, kabar, berita dan pesan. Sementara pengertian secara luas dapat diartikan sebagai ilmu pengetahuan, misalnya informatika dan sistem informasi. Dalam kajian ilmu perpustakaan data yang telah diolah akan menjadi informasi, dan informasi diolah akan menjadi ilmu pengetahuan.
Ncholas (1996) menyatakan bahwa informasi mempunyai 5 fungsi yaitu, a. fungsi fact finding yaitu informasi yang dibutuhkan seseorang untuk menjawab pertanyaan tertentu. b.fungsi current awareness yaitu informasi yang dibutuhkan seseorang agar dapat mengikuti perkembangan mutakhir.c. fungsi riset yaitu seseorang membutuhkan informasi dalam bidang tertentu secara lengkap dan mendalam. d. fungsi briefing yaitu informasi yang dibutuhkan seseorang mengenai topik tertentu secara ringkas dan sepintas. e. fungsi stimulus yaitu informasi yang dibutuhkan seseorang untuk merangsang ide-ide baru.
Dilihat dari sifat rasa keingin tahuan manusia yang cukup tinggi maka kebutuhan informasi (information needs) juga lebih meningkat. Jelaslah terdapat asumsi dasar bahwa seseorang berprilaku karena terdorong oleh kebutuhan, asumsi ini menjadi pondasi dari apa yang kita kenal dengan user-oriented paradigma sebab fokusnya memang pada apa yang dipikirkan, dilakukan dan dirasakan oleh seseorang ketika ia mencari, menemukan dan menggunakan informasi tersebut. Hal inilah yang mendorong seseorang rela mengorbankan segala yang dimilikinya demi mendapatkan informasi yang diinginkan.
Saat ini keberadaan akan informasi telah mudah untuk ditemukan bagi kalangan pengguna informasi, karena dengan beranekaragamnya jenis informasi telah tersedia dalam satu tempat. Perpustakaan adalah salah satu tempat yang memiliki peran sebagai tempat sarana penelusur informasi dengan penyediaan berbagai jenis dan bentuk informasi yang siap untuk dimanfaatkan oleh pengguna atau pencari informasi. Jika kita melihat arti dari perpustakan sesungguhnya adalah tempat penyediaan berbagai informasi yang kemudian diperuntukkan kapada pengguna(user) dalam menelusur informasi yang diinginkan sementara itu dengan sudut padang yang berbeda arti dari perpustakaan menurut Sutarno perpustakaan adalah suatu ruangan bagian dari gedung / bangunan atau gedung tersendiri yang berisikan buku-buku koleksi yang disusun dan diatur sedemikian rupa sehingga mudah untuk dicari dan dipergunakan apabila sewaktu-waktu diperlukan oleh pembaca. Mengingat dengan ketersediaan berbagai macam jenis informasi pada perpustakaan maka dapatlah dikatakan bahwa perpustakaan adalah sebagai sarana penelusur berbagai macam informasi.
Perpustakaan memberi kontribusi penting bagi terbukanya informasi tentang ilmu pengetahuan selain itu perpustakaan juga merupakan jantung bagi kehidupan aktifitas akademik, karena dengan adanya perpustakaan dapat diperoleh data atau informasi yang dapat digunakan sebagai dasar pengembangan ilmu pengetahuan. Untuk memperbaiki kondisi tersebut, perpustakaan harus menjadi sarana aktif/interaktif dan menjadi tempat dihasilkannya berbagai hal baru.
Namun dalam ketersediaan berbagai informasi tersebut tidak terlepas dari peran penting pustakawan dalam mengiplementasikannya. Perlu diketahui bahwa Dalam suatu penyelenggaraan perpustakaan mencangkup dua hal substansif, yaitu pertama; yang bersifat teknis dan praktis menghimpun, mengolah dan memelihara dan melestarikan semua informasi untuk disajikan dan diberdayakan dengan memberikan layanan kepada pengguna (user) dengan sebaik-baiknya. Adanya pelayanan perpustakaan yang berorientasi pada pelayanan prima, dimana pelayanan tersebut harus berorientasi pada kepentingan pengguna jasa perpustakaan baik yang bersifat intern maupun yang bersifat ekstern. Disamping itu perlu memperhatikan kualitas layanan yang terdiri dari : reliabilytas, responsiveness, assurance, empaty dan tangibles.
Disinilah sangat bergantung pada peran kemampuan seorang pustakawan untuk tetap jeli khususnya dalam pengolahan informasi berupa koleksi bahan – bahan pustaka secara baik dan sistematis yang kemudian akan di sajikan dan siap untuk dimanfaatkan bagi pengguna (user). Menurut Mastini Hardjoprakoso kegiatan didalam sistem pengolahan bahan pustaka ( buku ) memiliki tahap-tahap antara lain pemeriksaan, inventarisasi, klasifikasi, nomor panggil, katalogisasi, perlengkapan, penyusunan. Hal ini secara umum bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi pengguna dalam menelusur informasi secara mudah, cepat dan tepat , dan secara khusus akan memberikan kemudahan tersendiri bagi pustakawan dalam mengolah bahan pustaka dengan berbagai macam bentuk serta isi informasinya, mempermudah dalam membuat laporan tahunan dan sebagainya
. Kedua yang non teknis yakni dengan menentukan aturan kebijakan administratsi dan manajerial agar pelaksanaan semua aktivitas tersebut berjalan sebagaimana yang diharapkan.
Manajemen adalah keterampilan untuk memperoleh hasil dalam rangka pencapaian tujuan. yang telah ditentukan dengan cara menggerakkan orang-orang lain dalam organisasi sedangkan. manusia merupakan unsur terpenting dalam proses administrasi karena bertindak sebagai tenaga penggerak. Jika kita hubungkan dalam bidang perpustakaan maka lebih condong pada kemampuan jiwa kepemimpinan dalam mengimplementasinya pada sebuah perpustakaan yang didudukinya. Seorang pemimpin harus mampu menciptakan action control dan people control. Action control merupakan strategi pengendalian yang menekankan aspek aktivitas agar karyawan hanya melakukan kegiatan dalam rangka mencapai tujuan yang ditetapkan.,action control ini sebaiknya dilakukan bersifat preventif baik bagi pengelolah maupun pengguna agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Sedangkan people control ( pengendalian orang) adalah suatu strategi pengendalian yang menfokuskan pada tipe –tipe orang yang terpilih yang dapat dipercaya untuk melakukan dan menyelesaikan suatu pekerjaan. maksudnya dalam sebuah organisasi khususnya pada sebuah perpustakaan telah terdapat pembagian kerja dengan tanggung jawab masing-masing, hendaknya orang yang ditunjuk untuk memegang tiap bidang tersebut sebaiknya adalah orang-orang yang sudah betul betul paham dan mengerti terhadap kegiatan-kegiatan yang dilakukan pada bidang tersebut contohnya bendahara dipegang oleh orang yang betul-betul tahu seluk beluk pengolahan keuangan, seketaris dijabat minimal orang-orang yang sudah paham dengan pengoprasian komputer dan tahu tentang surat-menyurat. Begitu juga dengan pengolahan ataupun pengadaan koleksi bahan pustaka dituntut untuk lebih paham, teliti dalam menyeleksi bahan koleksi yang berisikan banyak informasi dan lebih mengerti tata cara pengolahan yang baik dan sistematis pada bahan pustaka. Suatu organisasi khususnya dalam sebuah perpustakaan akan efektif dan efisien apabila sanggup melaksanakan people control sebagai suatu budaya yang dipahami dan dilaksanakan oleh semua pengelola/pengurus.
Jika kedua unsur tersebut telah terlaksana maka pengimplementasian sebuah perpustakaan tersebut akan lebih mudah baik bagi pustakawan sebagai pengelolah bahan koleksi pustaka secara baik dan sistematis, dan akan memudahkan bagi pengguna dalam menelusur informasi secara efesien, cepat dan tepat selain itu akan memberikan kepuasan tersendiri bagi pengguna karena perpustakaan dapat menjawab atas kebutuhannya. Dengan itu terujudlah perpustakaan sebagai tempat penelusur informasi yang baik bagi pemburu informasi.
MENCIPTAKAN PERPUSTAKAAN SEBAGAI JANTUNG PERGURUAN TINGGI “ MEL PERPUSTAKAAN.
Pada umumnya banyak para ahli mengartikan istilah perpustakaan dengan sudut pandang yang berbeda-beda seperti halnya terdapat pernyataan yang memberikan pengertian dari segi gedung dan terdapat pula menekankan dalam pengertian dari segi koleksi bahan pustaka yang dimilikinya
Menurut Soejono Trimo (1992:3) perpustakaan perguruan tinggi adalah suatu lembaga dimana dikumpulkan, diolah / dikembangkan, diciptakan dan disebarkan gagasan – gagasan manusia dalam bentuk buku-buku atau bahan lainnya (seperti slides, film strip, film, models, pita suara dsb) yang diperuntukkan tidak hanya bagi individu-individu dalam lingkungan universitas / institut yang bersangkutan saja, akan tetapi juga bagi orang-orang diluar bidang lembaga penaung itu diberikan kesempatan untuk mempergunakan. Menurut Noerhayati ( 1987 : 1) perpustakaan perguruan tinggi adalah suatu unit kerja yang merupakan bagian integral dari suatu lembaga induknya, yang bersama-sama dengan unit lainnya tetapi dalam peranan yang berbeda, bertugas membantu perguruan tinggi yang bersangkutan dalam pelaksanaan Tri Dharmanya.
Perpustakaan perguruan tinggi adalah jatung dari perguruan tinggitersebut “Library is the heart of educational. Idealnya perpustakaan perguruan tinggi adalah salah satu pengendali kegiatan belajar mengajar dalam sebuah perguruan tinggi. Segala informasi terpusat pada perpustakaan tersebut yang dapat menggerakkan dan mengaliri segala proses kegiatan belajar mengajar.
Ada beberapa aspek menjadikan perpustakaan benar-benar menjadi jantung dalam sebuah perguruan tinggi diantaranya .
A.BAHAN PUSTAKA
Menurut Ibrahim Bafadal (2008 : 27) bahan-bahan pustaka ada bermacam-macam, hal ini tergantung dari mana kita meninjaunya.
1. Jenis bahan pustaka ditinjau dari bentuknya yaitu:
a. Bahan pustaka berupa buku
Seperti buku tentang psikolog, buku bahasa indonesia, buku-buku tentang ilmu pengetahuan sosial, buku-buku tentang agama, buku-buku tentang ilmu pengetahuan alam.
b. Bahan pustaka bukan buku
Bahan pustaka bukan buku seperti surat kabar, majalah, peta, globe, piringan hitam, dll. Bahan pustaka jenis ini dapat dibagi lagi menjadi dua jenis antara lain:
Bahan tertulis antara lain: surat kabar, majalah, brosur, laporan klipping
Bahan-bahan berupa alat-alat pengajaran antara lain: tipe, film proyektor, recorder, radio, dll.
2. Ditinjau dari isinya, bahan pustaka dapat dibagi kedalam 2 kelompok yaitu:
1) Bahan pustaka yang isinya fiksi, seperti: buku cerita anak-anak, cerpen, novel dll.
2) Bahan pustaka yang isinya non fiksi seperti: buku referensi, kamus, ensiklopedi, majalah, surat kabar.
Menurut Soejono Trimo ( 1986:6) bahan pustaka terdiri dari buku, penerbit yang diterbitkan secara berseri dan skripsi, brosur, katalog-katalog dari penerbit, lembaga pendidikan, contoh-contoh tes atau standard test, bahan-bahan audio visual seperti film, film strip, slides, gambar atau flat-pictures, pita suara, piringan hitam, bola dunia, peta, poster, models dll.
Sekarang, bahan pustaka yang paling umum ada di perpustakaan-perpustakaan Indonesia adalah buku. Buku yang ada di perpustakaan bukanlah sekedar dengan jumlah yang banyak, yang paling utama adalah kualitas dari buku tersebut.
B. INTERNET
Secara harfiah, Internet (kependekan dari interconnected-networking) ialah sistem global dari seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar Internet Protocol Suite (TCP/IP) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia. Manakala Internet (huruf 'I' besar) ialah sistem komputer umum, yang berhubung secara global dan menggunakan TCP/IP sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communic. Hal ini tentunya sangat membantu bagi mahasiswa atau dosen dalam kegiatan belajar mengajar dikampus. Mereka dapat mengakses informasi yang tak terbatas sesui yang mereka inginkan.
C. GEDUNG/RUNGAN
Rungan Perpustakaan hendaknya luas untuk menyimpan bahan pustaka, maupun untuk bekerja para pustakawan itu sendiri.
D. SDM
Pustakawan adalah seseorang yang melaksanakan kegiatan perpustakaan dengan jalan memberikan pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan tugas lembaga induknya berdasarkan ilmu perpustakaan, dokumentasi, informasi yang dimilikinya melalui pendidikan
Perpustakaan sebagai inti dari setiap program pendidikan, pengajaran, penelitian (The Heart of The Educational Programs) sangat membutuhkan tangan-tangan yang profesional agar perpustakaan dapat difungsikan secara optimal. Perpustakaan mempunyai fungsi utama memberikan dan melaksanakan kegiatan perpustakaan dalam usaha pemberian layanan kepada masyarakat. Layanan kepada masyarakat itu dapat berupa :
1. pelayanan penunjukan (reference service);
2. pelayanan pemberian informasi (information service);
3. pelayanan pemberian bantuan/bimbingan pada pembaca (reader advisory work).
Fungsi-fungsi di atas mungkin tidak kita temukan (kalaupun ada, kurang memuaskan) bila perpustakaan ditangani oleh manusia-manusia dengan kemampuan yang "apa adanya".
Pendidikan perpustakaan, dalam hal ini sebagai tumpuan harapan dalam perbaikan citra perpustakaan yang mahasiswanya notabene sebagai embrio pustakawan Indonesia. Pendidikan perpustakaan hanya diselenggarakan oleh beberapa institusi saja, salah satunya D-III Ilmu Perpustakaan FISIPOL di UGM ini. Diploma Tiga Ilmu Perpustakaan FISIPOL UGM dalam usianya yang masih balita ini memang masih terlihat banyak kekurangan, salah satu dosen berpendapat bahwa sudah saatnya desain mata kuliah yang ada diulas dan dibahas kembali. Perkembangan teknologi informasi dunia yang laju pesatnya seharusnya kita imbangi dengan persiapan yang berarti, sehingga tidak tertinggal dengan negara lain.
C. PENGAMBILAN KEPUTUSAN
Tentunya berfungsi atau tidaknya suatu perpustakaan perguruan tinggi tidak terlepas dari pimpinan yang bijak dalam mengambil keputusan dalam suatu yindakan serta bertanggungjawab terhadap tugas-tugasnya.
Jika semua itu telah dilakukan dengan baik maka, peran perpustakaan sebagai jantung dalam kegiatan belajar mengajar akan terujud dengan mudah pada sebuah perguruan tinggi. Pastinya….
Selasa, 02 Oktober 2012
DuniA GaLaU
Galau, alias kacau balau, alias ribet plus riweh, adalah virus
pikiran yang menjangkiti banyak remaja saat ini. Si sinyal galau itu,
juga bisa datang tanpa diundang, en pergi nggak dianter, biasanya nggak
jauh- jauh dari persoalan asmara. Sebab lain may be bisa juga karena
tugas yang nggak selesai- selesai, atau masalah keluarga yang bikin
pusing kepala, en sederet persoalan lainnya.
Next, Perasaan galau ini biasanya mudah berkembang biak menjadi
sebuah perilaku yang aneh dan malah bisa saja heboh. Dari mulai jadi
bahan baku curhatan lewat status FB, sampe- sampe ada julukan khusus
bagi para tersangkanya, yaitu ratu dan raja galau. Belum selesai ampe
situ ajah, galau juga menjadi bahan bakar utama buat ngerasa bete tiap
hari, ato marah- marah nggak jelas.
So, kalau kamu sekarang lagi galau, apa ya yang harusnya kudu kamu
lakuin?
Cinta itu anugrah pren, maka dari itu jangan di tolak. Yang kya gitu
manusiawi banget kok. Itu juga berarti nunjukin kalo kamu normal tau'.
Jadi kudu banyak- banyak di syukurin malah.
Tapi anugrah itu seharusnya membahagiakan pren. Dan, kalau ternyata
yang kamu alami sekarang, justru bukan sebuah kebahagiaan yang
mendamaikan melainkan hanya luapan emosi atau malah jadi tambah ribetnya
hidup kamu, maka kamu kudu curiga tentang definisi kamu tentang cinta
atau rasa yang lagih kamu alamin itu. Kemungkinannya sih, biasanya hanya
2, kalo nggak cobaan, ya brarti nafsu. En inget loh, jangan aggap
enteng keduanya, karena keduanya punya efek besar buat ngehancurin idup
en masa depan kamu, kalo kamu nggak bisa ngehandlenya dengan baik.
Kali emang bener ya kata orang- orang tua, kalo idup emang nggak
melulu kudu mikir tentang cinta aja, ya walo idup nggak bakalan kerasa
idup kalo nggak ada cinta. Tapi lihat deh, u r still young pren, masih
banyak yang bisa kamu pikirin dan kamu lakuin ketimbang ngurusin soal
hati plus kegalauan kamu yang tiada berujung, tapi udah pasti nambahin
beban buat kamu. Asli deh, idup sekali aja jangan di buat ribet pren,
nikmatin aja idup dengan ngelakuin hal- hal yang membesarkan dan
mendamaikan kamu. So, kalo udah gitu bakal selesei tuh benang runyam ke
galauan kamu, lengkap dengan segala pernak perniknya.
Cukuplah kesadaran atas 24 jam pengawasan yang dilakukan Allah atas
kita itu, menjadi rem kita buat nerusin kegalauan karena yang dikepala
cuman hanya urusan tuh manusia aja. Inget loh, Allah maha pencemburu,
yang nggak mau kalo kita inget tentang siapapun itu makhluk yang
melebihi kecintaan kita terhadap Allah.
Dikit- dikit berproseslah berhenti ngebuat slogan diri kalo "nggak
galau, nggak gaul". Oke deh, emang galau nggak selalu berarti kacau,
tapi minimal kalo orang udah galau, pasti walopun dikit bakal mampet tuh
pikiran buat berpikir positif. Nah kalo udah gitu, gimana cerita kamu
bisa bakal gaul en dame, ya nggak?.
Nggak usah pake nangis apalagi galau level akut tentang sesuatu yang
udah terlanjur ancur, sante aja pren, idup InsyAllah bakal terus lanjut,
dan itu berarti akan ada sesuatu lagi yang baru yang bakal datang ke
idup kamu en menyenangkan kamu.
En buat kamu yang mengartikan galau sebagai kata lain dari nggak
pernah selesainya masalah kamu, coba deh kita share sebentar. Pren,
namanya orang idup pasti akan ada masalah. Di dunia ini cuman orang yang
udah mati yang nggak punya masalah di kehidupan mereka. Lah namanya
ajah udah mati. En masalah itu datang bukan semata- mata ngejebak kamu
dalam luka yang tak berujung (Lebay!!) ataupun malah ngejatuhin kamu
lebih dalam, tapi justru mendidik kamu buat belajar lebih dewasa dan
bijak ngejalanin idup. Satu lagi, Allah nggak akan pernah ngasih cobaan
buat hambanya yang diluar kemampuannya.
So, ubah pola pemikiran kamu tentang gimana cara memandang sebuah
masalah, kalo kamu orang yang selalu berpikir positif, masalah kya
apapun akan menyenangkan dan menawarkan tantangan buat kamu, walaupun
ngelewatinnya kudu pke bdarah- darah. Emang dunia ini adalah indah bagi
kamu selalu berpikir positif, karena terbukti bakalan jauh dari galau en
hidup dalam aman sentosa. InsyaAllah.
![]() |
| Add caption |
(NayMa/Voa)
Senin, 17 September 2012
Aku
Aku wanita
Aku istimewa dalam
cinta
Dengan cinta yang tumbuh bagaikan kuku
Perlahan namun utuh
Aku
istimewa dalam cinta
Meski cinta memenuhi ruang hati
Mengalir
bersama darah
Namun mampu tersembunyi
Bagai mutiara di dasar
lautan
Aku istimewa dalam rasa
Warna warni yang tak terhingga
Kau bilang aku bahagia
Sebenarnya hati kini menghalau duka
Aku
wanita dan aku istimewa
Beban yang menggelayut qalbu
Tak akan
nampak dalam laku
Aku wanita
Aku istimewa
Kekuatanku
adalah kelemahanku
Mandiri namun tak ingin sendiri
Mencintai dan
ingin dicintai
Aku wanita dan aku istimewa
Aku mampu
menaklukkan dunia
Di tanganku kejayaan bangsa mampu terwujud
Di
tanganku pula mampu membinasakannya
Aku wanita bagai sekuntum
mawar
Keindahanku tiada ternilai seisi dunia
Keshalihanku mampu
menyaingi bidadari surga
Aku wanita dengan mudah menuju surga
Tapi neraka pun mudah pula ku masuki
Dengan taatku, dengan ingkarku
Aku wanita dan aku istimewa
Senin, 10 September 2012
Sebaris doa UntUk Mu
09 September kemaren, mbk e menikah. kemaren meminta kehadiran ku... heemm... mengingat sikon tdk memungkinkan untuk hadir... akhirnya kuputuskan membuat kado kecil untuk mbk. . Kado pernikahan berupa
puisi hee..eee. Bukan hal mudah karena mel bukan pembuat puisi. Tapi akhirnya
tercipta juga sebuah tulisan buat mbk nad. Untaian kata yang mel selipkan
dalam doa buat mbk..nad. Semoga langgeng ya mbk.. n cepet dapet momongan.. hee....
Kau lihat mentari yang terus bersinar itu
Kau lihat samudera maha luas itu
Kau lihat bumi yang kita pijak itu
Kau rasakan angin yang tak henti bertiup itu
Kau lihat air yang terus mengalir itu
kado keciL...
Sahabat, semesta ini cermin pernikahan abadi…
Kau lihat mentari yang terus bersinar itu
Ia pemurah
Berbagi cahaya yang membebaskan dari gelap, tanpa pernah berhitung
Kau lihat samudera maha luas itu
Ia pemaaf
Menerima segala limpahan yang penuh cemar maupun yang bening
Kau lihat bumi yang kita pijak itu
Ia penyabar
Menerima maki, cerca, dan pijak segala mahluk dalam diam
Kau rasakan angin yang tak henti bertiup itu
Ia memberi arah
Mengajarkan untuk mengikuti sang imam agar tak tersesat
Kau lihat air yang terus mengalir itu
Ia setia,
Seperti cinta kasih dan kesetiaan Bilqis pada Sulaiman
mudah- mudahan sifat semua itu selalu menghiasi di keluarga baru mu...
>>> mbk nadia
Langganan:
Postingan (Atom)





