Aku sedih dengan ukiran
yang indah memuja akan dunia
Luka-luka yang memahat menusuk tapi
tidak ada yang tahu bahwa aku kecewa dalam cerita
Sampai untuk
berpikir tentang cinta dengan hati bukan mata rasakan cinta
untuk
kehilangan akal sehat untuk membuat aku tenggelam dalam kesedihan dan
kesunyian
seolah-olah aku mimpi tapi rusak dengan semua janji
palsu membuat sayap ini patah dan mati aku menangis meratapi takdir
dengan kesedihan cinta karena luka-luka yang memahat dan duka yang
mendalam .
meski hari2 bisa kututupin dengan seyum,
namun itu hanya tahan dihadapannya tak kurang 8 jam, selebihnya
renungan2 yang kerap menjatuhkan air mata. sungguh tak kusangka akan
berakhir seperti ini. Ya Allah Kuatkan aku, aku tak ingin menghadiakan
air mata ini untuknya. karena air mata ini hanyalah untuk Mu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar